Barang kali rindu ini memang harus ditimbun sampai entah kapan kau menggalinya. Lihatlah, betapa rindu ini kelak kan tumbuh subur karena dipupuk segenggam kasih--sayangnya kasih dalam diamku.
Mestinya setelah ini kamu tak ada lagi dalam tiap kata di layar monitorku. Biarkutekan tombol delete berkali-kali supaya sosokmu dalam tiap spasi ini bisa lenyap. Dan rindu yang menggeliat ini pun raib tertimbun ruang berdimensi maya.
Tampilkan postingan dengan label Lagi Galau. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lagi Galau. Tampilkan semua postingan
Minggu, 13 November 2011
Langganan:
Postingan (Atom)


