Kamu, sosok asing yang datang begitu saja,
tiba-tiba memintaku masuk ke dalam lingkaranmu.
Kamu, sosok yang masih tak tersentuh, tak terbaca,
terus memaksaku supaya mencandumu.
Sampai sajakmu pun ikut mencumbuku...
Hey, Tuan! Aku akan tetap berdiri di sini!
Aku tidak akan tersentuh olehmu!
Itu kataku, seraya membangun tembok pembatas untukmu,
tapi tahukah? sajak putihmu membuatku mencandu.
Alam bawah sadarku memintamu, menginginkanmu
Oh, aku mulai menggilaimu!
Hanya karena sebait sajak yang kautulis,
hatiku luruh seketika
Tampilkan postingan dengan label Lagi kasmaran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lagi kasmaran. Tampilkan semua postingan
Senin, 19 September 2011
Langganan:
Postingan (Atom)


